MARKETING 4.0 : DATA-DRIVEN MARKETING APA ITU? APA BENEFITNYA?

06 Dec

Data-driven marketing telah menjelma menjadi strategi marketing inovatif era digital. Sebuah game-changer. Sebuah revolusi dalam teknik dan strategi pemasaran digital.

Data-driven marketing didefinisikan sebagai penciptaan strategi marketing yang didasarkan pada analisis big data, yakni data-data interaksi dan keterlibatan konsumen, untuk menciptakan prediksi mengenai perilaku konsumen di masa mendatang. Untuk memahami konsep data-driven marketing, seorang marketer perlu memahami data yang sudah ada atau dimiliki, data yang bisa didapat, dan bagaimana mengolah, menganalisis dan mengaplikasikan hasil analisis data untuk menciptakan strategi marketing yang lebih baik.

Menurut penelitian, 64% marketers setuju bahwa data-driven marketing penting untuk dilakukan demi kesuksesan pemasaran di era digital. Inilah mengapa dunia marketing lebih memfokuskan diri pada implementasi data-driven marketing. Produksi data untuk keperluan data-driven marketing diproyeksikan 44 kali lebih besar di tahun 2020 ketimbang tahun 2009.

Memang apa saja benefit-benefit yang didapat dari data-driven marketing?

Pemasaran Personal

Konsumen tidak hanya meminta pengalaman belanja yang lebih personal, mereka juga memberikan reward lebih pada brand yang membuat bisnis lebih personal.

Laporan terbaru yang diterbitkan Accenture menunjukkan bahwa 75% konsumen lebih memilih membeli produk dari brand yang mengenali nama mereka, menawarkan rekomendasi pembelian yang didasarkan riwayat pembelian terakhir, mengetahui riwayat belanja mereka.

Kunci untuk menerapkan pemasaran yang lebih personal ini yaitu data. Keberhasilan pengumpulan data dan analisis akan membuat perusahaan atau penjual produk memahami siapa konsumen mereka, preferensi konsumen dan menyediakan informasi yang tepat untuk mentarget konsumen dengan latar belakang beragam.

Kejelasan Gambaran Informasi Konsumen

Dengan kekayaan informasi pada database, marketer dapat melakukan terobosan untuk menentukan informasi yang akurat dan praktis mengenai konsumen dan prospek. Dengan pendekatan data-driven, akan menjadi lebih mudah untuk memisahkan dan menggabungkan target audiens yang ingin dijangkau.

Peningkatan Pengalaman Konsumen

Banyak brand yang terkenal menggunakan data-driven marketing untuk meningkatkan pengalaman konsumen mereka. Mereka dapat merumuskan survey kepuasan pelanggan dan menandai area spesifik yang akan ditingkatan.

Pengembangan Produk Yang Lebih Baik.

Data-driven marketing dapat mengurangi tingkat kegagalan produk. Perusahaan dapat membangun pemahaman yang lebih baik mengenai target audiens mereka, yang mana akan mengarah pada pengembangan produk yang cocok untuk pasar tertentu.

Copyright © 2016. Jenderal Corp.